Tuhan Maha Romantis

Di negeri antah berantah
Di cerita-cerita dongeng
Di dalam serial komik
Di dalam angan-angan

Di dalam rumah kedamaian
Di dalam sajak yang santun
Di dalam cinta yang agung
Di secarik senja yang melamun

Di situ ketemukan kejujuran
Di situ jumpai ketokohan
Di situ kubisa meramu cita
Di situ kita belajar estetika

Di dalam ini ku temukan Tuhan Yang Maha Romantis…

#Terbelenggu dalam kesetiaan, menyendiri dalam lamunan#

#Patikalo

Gambar Ilustrasi 2 Sejoli

Kopi Hitam dimalam Minggu.

Saat sederet sesuatu tak mampu menyelimuti dinginnya malam, kala itu aku hanya ingat tentang “Kopi”. Bagaimana tidak, tatkala yang lain kucarikan solusi dan alternatif lain untuk memanaskan otak dan hatiku yang ling-lung. Tentu saja, yang hadir dan berani menawarkan diri tentang kehangatan hanyalah segelas Kopi, dan ia pulalah yang paling dekat dan dapat kuraih cepat-cepat. Kebetulan, disebelah timur rumah aku ada alfamart yang selalu sediakan kopi langsung seduh. Malam minggu telah tiba, angin menghempas deras dikuping kiri dan kanan, kini aku terasa seperti membeku, janji ingin keluar dengan teman yang kuajak sore tadi seketika dibatalkan. Aku pilu, namun tak bisa kusembunyikan hatiku yang menggelora sejak sore tadi, kala sang teman mengiyakan untuk keluar malam minggu ini. Aku tak ingin iya kecewa, namun apalah daya angin dan cuaca malam ini tak memungkinkan untuk keluar malam. Sementara kondisi tubuh aku yang kurang fit memaksa aku untuk tidak keluar. Ilmu fisika kayaknya mengatakan, kalau malam ini semesta tidak mendukung.

Kopi malam ini adalah yang paling kuingini. Kuteguk ia pelan-pelan hingga waktu kian tak bermakna lagi, kecewaku kian membludak saat kubatalkan janji yang sontak kuucap tadi. Aku ingin larut malam ini, larut bersama kopi dalam wadahnya, seraya tak peduli kondisi yang ada. “Biarlah, biarlah,”, aku tak mungkin memutar waktu kembali, malam minggu ini, kuanggap saja malam jum’at, biar pikiran yang ling-lung tak menghampiriku. Kini aku, hanya sendiri ditemani secangkir kopi, aku ingin larut selarut-larutnya.

By. Patikalo

Kopi Patah Hati karena ELo..
Kata-kata

Apa Kata Mereka..??

Salah seorang pemuda yang kini menjadi bakal calon BPD (badan permusyawaratan desa) memberi tanggapan terkait maraknya masyarakat yang ramai-ramai mengikuti calon anggota BPD ini. Mulyadin mengutarakan “Kalau ajang pencalonan BPD ini bukan untuk malah merenggangkan hubungan keluarga, melainkan sebaliknya yaitu untuk memperkokoh antara satu sama lain. Namun, tak dapat disangkal moment pemilihan BPD tahun ini merupakan yang paling seru dan asyik, disebabkan karena banyak peserta yang memperebutkan kursi dan ini akan memberi dampak positif terhadap pelaksanaan pesta demokrasi sebagaimana tertuang dalam amanat Undang-Undang, demokrasi kian membenahi dirinya mulai dari tingkat pusat ke daerah-daerah. Maka, dengan demikian patut kiranya kita menjaga dan mengamankan bersama jalannya prosesi pemilihan calon BPD ini lanjut Mulyadin. (Read)

Pujon Kidul Desa Wisata Mandiri

Dari delik mana saja, desa ini memang punya pesona lain, entah posisi saya sebagai orang baru disini, sehingga terlalu berlebihan takjub dengannya. Tapi entahlah, yang sudah lama menetap di sekitaran Wilayah ini juga, tidak bosan-bosannya datang berkunjung hanya sekedar melihat pesona desa yang khas ini. Pujon Kidul namanya, desa yang menurut pengamatan saya, punya potensi dari segala sisi, adat, budaya, ekonomi, pertanian, dan perkebunan terasa seperti hal yang istimewa.Terletak di dataran tinggi, sehingga memungkinkan warga untuk tekun dan giat dalam aktivitas budidaya. Tata letak yang teratur, rapi dan sikap warga lokal yang ramah, Menambah daya tarik pengunjung untuk terus mengulik tentang apa saja suguhan lain yang menarik dari desa ini. . .

.

Pujon Kidul “Desa Wisata”
Malang Melintang

Gambar. Cafe sawah Desa Pujon Kidul

Anas Patikalo

Aku adalah seorang hamba Tuhan yang termanifestasi di alam raya, mencari dan terus mencari jati diri. Ingin menggali potensi dalam diri, untuk kemudian di pancarkan nilai guna dan manfaat untuk seluruh alam. Pengalaman-pengalaman pahit dan manis biarlah menjadi pelajaran berharga dalam hidup dan kehidupankku kini dan nanti. Syukur nikmat barang kali menjadi catatan dalam mencapai cita dan harapan terbesar dalam realitas kehidupan.